Petra Continuum 2026: Jejak Kenangan, Jembatan Generasi

Published On: May 11, 2026

SURABAYA — Di ballroom JW Marriott Hotel Surabaya, pada hari Minggu, tanggal 10 Mei 2026, senyum dan pelukan hangat mewarnai reuni akbar alumni rentang tahun 1951–2000 SMP dan SMA Kristen Petra. Lebih dari 800 alumni hadir, membawa serta cerita masa sekolah, sahabat lama, bahkan keluarga yang kini menjadi bagian dari perjalanan lintas generasi Petra.

Bagi sebagian alumni senior, momen ini adalah kesempatan langka untuk kembali bertemu teman sebangku setelah puluhan tahun. “Rasanya seperti kembali ke masa remaja. Kita tertawa, mengenang guru, bahkan menyanyikan lagu-lagu yang dulu sering dinyanyikan di kelas,” ungkap seorang alumnus angkatan 1960-an dengan mata berbinar.

Sementara bagi alumni yang lebih muda, reuni ini menjadi ruang belajar dari senior mereka. “Kami bisa mendengar kisah perjuangan angkatan terdahulu, bagaimana Petra dibangun dengan semangat iman dan kerja keras. Itu menginspirasi kami untuk terus melanjutkan warisan tersebut,” ujar seorang alumnus angkatan 1990-an.

Suasana lintas generasi terasa nyata: ada yang datang bersama orang tua yang juga alumni, bahkan cucu yang kini menjadi bagian dari keluarga Petra. Kehangatan itu sejalan dengan tema “Reconnecting Generations”, yang menegaskan kesinambungan nilai dan persaudaraan Petra dari masa ke masa.

Selain nostalgia, Petra Continuum 2026 juga menghadirkan kejutan yang menambah semarak acara. Panitia menggelar pengundian doorprize dengan berbagai hadiah menarik, dan puncaknya adalah grandprize berupa sebuah mobil yang membuat suasana semakin meriah.

Meriahnya suasana reuni tidak hanya hadir lewat hadiah, tetapi juga melalui momen bersejarah yang menyentuh hati. Kehadiran dua tamu istimewa menambah bobot acara, mengingatkan kembali pada akar sejarah berdirinya PPPK Petra, yakni anak dan cucu dari Gouw Loe Liong yang merupakan salah satu tujuh pendiri PPPK Petra, Paulus Han Masengi (Loe Tjien Han) dan Ron Masengi (Vice Principal of Christian Discipleship di King’s Christian Collegiate, Kanada). Kehadiran mereka menjadi simbol nyata dari tema “Reconnecting Generations”, sebuah jembatan antara warisan iman dan visi pendidikan Kristen yang dirintis para pendiri dengan semangat alumni Petra lintas generasi pada hari ini.

Tidak hanya hadir dalam reuni, kehadiran mereka juga menjadi kesempatan untuk menelusuri jejak perkembangan Petra dari masa ke masa. Dalam agendanya ke Surabaya, selain menghadiri Petra Continuum, mereka juga diajak mengunjungi sekolah-sekolah Petra untuk melihat perkembangan PPPK Petra, mulai dari Alam Sari Petra Urban Farm Lab hingga ke SMA Kristen Petra Acitya. Sekolah Petra yang dahulu pada tahun 1951 diawali dengan SMP Kristen Petra, dengan gedungnya masih berstatus sewa dan hanya memiliki dua kelas, kini telah berkembang menjadi sekolah swasta Kristen terbesar di Surabaya dan Sidoarjo dengan lebih dari 11 ribu siswa di 37 sekolah, mulai jenjang KB, TK, SD, SMP, hingga SMA/SMK.

Perjalanan dari dua kelas sederhana hingga menjadi jaringan sekolah besar ini seakan menegaskan bahwa warisan para pendiri Petra terus hidup. Semangat itu kini diteruskan oleh alumni yang hadir, tidak hanya dengan mengenang masa lalu, tetapi juga dengan meneguhkan komitmen untuk masa depan.

Tak berhenti di nostalgia, Petra Continuum 2026 menjadi titik awal komitmen baru. Alumni menyatakan dukungan terhadap pengembangan Petra Heritage dan penguatan endowment fund, sebagai bentuk kepedulian nyata bagi guru dan siswa. Semangat gotong royong lintas generasi ini menjadi bukti bahwa ikatan alumni Petra bukan hanya mengenang masa lalu, melainkan juga menyiapkan masa depan pendidikan Kristen yang relevan dan berdampak.

Terselenggaranya Petra Continuum 2026 tidak lepas dari partisipasi ataupun dukungan seluruh alumni untuk kegiatan ini baik secara materiel maupun nonmateriel, serta para sponsor yang dengan penuh komitmen mendukung acara ini, antara lain: PT Samagata Panen Sejahtera (Yong Ma), PT Wings Surya, Inofu, PT Vitapharm (Viva Cosmetics), Bank Benta, Ario Memorial Services, PT Gebe Industry Nickel, Indahtati Widjajadi (alumnus SMA Kristen Petra 1 Pagi 1968), Bamboe, Bandung Pancing, D-Net, Wong Hang, Angie’s Cake, Panalux, Godwins School, alumnus SMA Kristen Petra 3 Kalianyar 1983, Suave, CV Multi Bangunan, PT Derma Enom Farma, dan RKZ Surabaya.

Dukungan sponsor ini tidak hanya memungkinkan terselenggaranya reuni akbar, tetapi juga menjadi wujud nyata kolaborasi antara alumni, dunia usaha, dan masyarakat. Semangat kebersamaan ini kemudian berpadu dengan momen reflektif yang hadir melalui sesi inspirasi bersama tokoh alumni Petra.

Sesi inspirasi bersama Dato’ Sri Prof. Dr. Tahir, M.B.A., alumnus SMA Kristen Petra Kalianyar angkatan 1969, menjadi salah satu momen berkesan. Ia mengingatkan bahwa kebersamaan dan integritas adalah nilai yang harus terus dijaga. “Suatu kehormatan bisa kembali berkumpul dengan teman-teman setelah lebih dari 50 tahun. Kita bersyukur masih diberi kesehatan dan kesempatan,” tuturnya.

Petra Continuum 2026 akhirnya bukan hanya reuni, melainkan sebuah jembatan yang menyatukan generasi. Dari kenangan masa sekolah hingga komitmen masa depan, acara ini meneguhkan bahwa keluarga besar Petra adalah warisan yang hidup, terus menyala, dan akan selalu menjadi berkat lintas generasi.

Bagikan Kisah Ini, Lewat Platform Favoritmu!

latest video

Mail Icon

news via inbox

Nulla turp dis cursus. Integer liberos  euismod pretium faucibua