Berani Mencoba Siap Juara: Olimpiade Jaringan Mikrotik 2025

Published On: November 11, 2025

“Keberhasilan bukan milik mereka yang paling pintar, tapi milik mereka yang tidak menyerah.” — Jonathan dan Eleazer

Siapa yang menyangka, dari rasa ragu yang besar, dua siswa SMK Kristen Petra ini akhirnya berdiri di panggung final Olimpiade Jaringan Mikrotik (OJM) 2025. Mereka adalah Jonathan Antonio Salim dan Eleazer Audwin, pasangan yang membuktikan bahwa keberanian untuk mencoba bisa mengubah segalanya.

Awalnya, Jonathan sempat bimbang ketika mendengar kabar seleksi OJM. Melihat teman-teman lain yang tampak lebih ahli, ia hampir mundur sebelum sempat mencoba. Namun, dorongan kecil di hatinya membuatnya tetap melangkah. Dari keputusan sederhana itulah petualangan luar biasa dimulai.

Seleksi OJM berlangsung dalam tiga tahap: teori, MTCNA, dan praktik. Meski sempat kesulitan pada tahap terakhir, keduanya berhasil melangkah mewakili sekolah. Dari proses itu, mereka belajar bahwa ketika seseorang berani melangkah dan percaya, Tuhan akan membuka jalan.

Berbulan-bulan mereka belajar, berlatih, dan berdoa. Dari modul jaringan hingga video tutorial yang diulang berkali-kali, semua dijalani dengan tekad yang sama: tidak menyerah. Bahkan saat harus menghadapi wawancara daring yang penuh tekanan, mereka tetap fokus dan saling menguatkan. Hasilnya pun sepadan, Jonathan dan Eleazer berhasil menembus 15 besar nasional, lalu lanjut menjadi 6 besar finalis di Yogyakarta.

Pernah ada momen genting ketika konfigurasi jaringan hampir membuat mereka gagal. Namun pada detik terakhir, kerja keras dan ketenangan mereka membuahkan hasil. Di situ mereka benar-benar merasakan bagaimana usaha, doa, dan kepercayaan diri berjalan beriringan.

Dari pengalaman itu, Jonathan dan Eleazer menyadari bahwa kompetisi bukan semata-mata soal kemenangan. Lebih dari itu, ini tentang proses, kesabaran, dan keyakinan untuk tidak menyerah. Karena pada akhirnya, yang membuat seseorang menjadi juara bukan karena ia paling hebat, melainkan karena ia berani mencoba saat orang lain masih ragu.

Perjalanan mereka di OJM bukan hanya tentang kompetisi, tetapi juga tentang dukungan dan doa dari banyak pihak. Jonathan dan Eleazer menyampaikan rasa terima kasih kepada Bapak Tri Yulianto Nugroho, M.Kom., yang setia membimbing, kakak-kakak kelas dan semua guru yang selalu memberi arahan, serta semangat di setiap langkah. Di atas segalanya, mereka bersyukur atas penyertaan Tuhan yang menuntun hingga sejauh ini. Karena tanpa-Nya, semua pencapaian ini tidak akan pernah terwujud.

SMK Kristen Petra — Bisa, Diberkati, Menjadi Berkat!

Bagikan Kisah Ini, Lewat Platform Favoritmu!