Program Live In sebagai Program Penguatan Karakter dan Kepemimpinan Siswa SMA-SMK Kristen Petra

Published On: October 28, 2025

Sebanyak 295 siswa-siswi SMA-SMK Kristen Petra mengikuti kegiatan Live In ning Deso di Desa Tunjungrejo, Kecamatan Yosowilangun, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. Pelaksanaan program kegiatan pada periode bulan Oktober 2025 ini dibagi dalam tiga gelombang pemberangkatan, yang berlangsung selama tiga hari untuk tiap gelombang. Kegiatan Live In yang ditempatkan di Lumajang ini merupakan rangkaian penyelenggaraan tahun ke-3 setelah tahun-tahun sebelumnya ke daerah Lamongan dan Kediri.

Gelombang pertama diikuti oleh 95 siswa SMA Kristen Petra 1 dan SMA Kristen Petra 3 pada tanggal 2–4 Oktober 2025. Mereka didampingi oleh sepuluh orang guru pendamping dan perawat (tenaga medis). Gelombang kedua juga diikuti oleh delapan puluh siswa dari SMA Kristen Petra 4 dan SMK Kristen Petra, pada tanggal 16–18 Oktober 2025, juga dengan sepuluh orang guru pendamping dan perawat. Selanjutnya, gelombang ketiga dijadwalkan pada tanggal 23–25 Oktober 2025. Sebanyak 120 siswa dari SMA Kristen Petra 2, SMA Kristen Petra 5, dan SMA Kristen Petra Acitya, mengikuti kegiatan ini bersama dengan enam belas guru pendamping dan perawat.

Kegiatan ini mengajak mereka untuk membuka wawasan dan mempelajari secara langsung kehidupan sosial di desa, tatanan kehidupan sosial yang mungkin berbeda dengan yang selama ini mereka alami di kota. Dengan begitu akan memperluas sudut pandang mereka akan kehidupan sosial yang ada dalam masyarakat, dan diharapkan bisa membantu penguatan karakter, etika hidup, dan jiwa kepemimpinan mereka masing-masing. Oleh karena itu, para siswa yang mengikuti kegiatan ini adalah mereka yang tergabung dalam kepengurusan OSIS dan tim Persekutuan Doa Sekolah. Selain terlibat interaksi sosial dengan masyarakat, para siswa dan guru pendamping juga terlibat dalam kegiatan pelayanan gereja ataupun ibadah warga dalam kelompok/wilayah jemaat. Desa Tunjungrejo sendiri merupakan desa yang terletak di sisi selatan Pulau Jawa, dan 99% penduduknya adalah umat kristiani dengan mayoritasnya adalah jemaat Greja Kristen Jawi Wetan (GKJW).

Dalam pelaksanaannya, para siswa akan tinggal bersama orang tua asuh di Desa Tunjungrejo ini. Lokasi ini dipilih karena juga menjadi rintisan desa wisata, dan sejalan dengan konsep kegiatan Live In ning Deso. Siswa diharapkan mampu menerapkan ilmu yang didapat di lingkungan setempat dengan bersosialisasi langsung dengan warga. “Ini sudah ketiga kalinya dilakukan kegiatan semacam ini dan diikuti oleh pengurus OSIS SMA Kristen Petra. Kegiatannya menyenangkan. Ini menjadi pengalaman yang sangat berkesan bagi siswa,” ujar Bapak Kasmuri, S.Pd., Koordinator Bidang Seni Budaya dan Kreativitas PPPK Petra.

Bapak Sutrijo, Ketua Pokdarwis (Kelompok Sadar Wisata) Desa Tunjungrejo, menjelaskan bahwa kedatangan para siswa Petra ini disambut hangat oleh warga. Sebanyak 120 siswa—pada pelaksanaan gelombang ketiga—ini rencananya akan tinggal di 90 rumah warga yang menjadi orang tua asuhnya. Menurutnya, konsep desa wisata ini menjadi daya tarik tersendiri, karena banyak kegiatan sosial dan pelestarian kebudayaan. “Konsep ini yang sedang kita gagas. Kita melibatkan semua warga di desa ini untuk mengembangkan potensi tersebut. Karena dampaknya bukan hanya ke siswa, tetapi ke warga setempat,” tambahnya.

Dalam acara penyambutan kedatangan rombongan siswa-siswi Petra yang ditempatkan di Balai Desa Tunjungrejo, hadir pula perwakilan dari Dinas Pariwisata serta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lumajang sebagai bentuk dukungan atas pelaksanaan program kegiatan ini di daerah Lumajang, yang tentunya dirasa membawa dampak positif baik bagi para siswa, warga Desa Tunjungrejo, maupun pariwisata daerah Lumajang secara umum. Pelaksanaan kegiatan ini juga tidak melupakan keterlibatan pihak keamanan terkait, baik melalui Bhabinkamtibnas, Linmas, maupun Polsek yang menaungi Desa Tunjungrejo, yang berpartisipasi aktif dalam memastikan ketertiban dan keamanan sehingga kegiatan bisa berlangsung dengan baik dan lancar mulai awal hingga hari terakhir.

Bagikan Kisah Ini, Lewat Platform Favoritmu!

latest video

Mail Icon

news via inbox

Nulla turp dis cursus. Integer liberos  euismod pretium faucibua