Serunya Kegiatan di Sekolahku!

Published On: January 3, 2026

Hai teman-teman! Minggu ini, aku dan teman-temanku kelompok B TK Kristen Petra 10 belajar tentang kebudayaan Indonesia. Kami belajar tentang Tari Gong yang merupakan tradisional dari Kalimantan Timur, wah keren sekali lho! Awalnya Bu guru membacakan buku cerita “Lulu Mencari Gong”. Setelah itu, kami tahu jika Gong itu akan dipakai menari oleh Lulu. Kami melihat tarian yang dilakukan Lulu melalui video yang diputar Bu Guru. Nama tarian yang dilakukan Lulu adalah tari Gong, di mana penarinya menari di atas gong. Para Penari juga memakai hiasan kepala dari burung Enggrang, di tangannya juga ada yang dipasang, seperti cincin. Bagus sekali! Setelah mengenal tari Gong, Bu guru mengajak kami membuat hiasan kepala, seperti penari tadi. Horee, hiasan kepalaku bagus sekali!

Di hari berikutnya, kami juga mengenal alat musik tradisional melalui kegiatan bermain angklung di sekolah. Kami mencoba memainkan lagu “Twinkle, Twinkle, Little Star” yang notasinya sudah diajarkan di semester 1. Bu Guru membagi kami menjadi 6 kelompok, di mana kelompok 1 memegang angklung nada “do”, kelompok 2 nada “re’, dan selanjutnya “mi”, “fa”, “sol”, sampai kelompok 6 memegang angklung nada “la”. Bu Guru juga mengajarkan kami tentang cara membunyikan angklung, tangan kiri memegang area atas, dan tangan kanan bagian bawah kanan. Ketika tangan kanan menggoyangkan angklung, tangan kiri harus menahan angklung bagian atas agar tidak bergoyang. Setelah itu, kami bisa membunyikannya secara bergantian dan Bu Guru memimpin kami memainkan lagu “Twinkle, Twinkle, Little Star”. Bu Guru menyampaikan bahwa jika “sol” yang berbunyi, maka nada yang lain harus diam. Do do sol sol la la sol, fa fa mi mi re re do, sol sol fa fa la la sol, sol sol fa fa la la sol, do do sol sol la la sol, fa  fa mi mi re re do. Hore kami berhasil!

Selain Tarian dan alat musik dari Indonesia, kami juga belajar tentang permainan tradisional, seperti bermain “Gobak Sodor”, “Bekel” , “Lompat tali”, “Cublak-Cublak Suweng” dan “Congkak”. Ternyata setiap permainan punya aturan sendiri-sendiri. Kalian mau tahu aturannya? Okey, Aku akan jelaskan aturan permainan Gobak Sodor, karena ini sangat seru! Gobak Sodor adalah permainan yang dilakukan dalam tim, yakni tim penjaga dan penyerang. Tim Penjaga bertugas untuk menjaga benteng agar tidak dimasuki oleh tim penyerang. Namun, Tim penjaga hanya diperbolehkan menjaga di atas garis, jadi tim penjaga hanya bisa berjalan dari kanan ke kiri untuk yang berjaga di garis horizontal dan berjalan dari depan ke belakang bagi yang berjaga di garis vertikal.  Tim penyerang yang kami sentuh tidak bisa main lagi, kecuali ada teman yang bisa membebaskan mereka dengan cara melewati benteng dan keluar lagi. Jika tim penyerang tidak berhasil, maka Tim penjaga pemenangnya, itu adalah aturan dari permaian Gobak Sodor yang dijelaskan Bu Guru. Ketika kami mencobanya, ternyata seru sekali! Bu Guru juga masih mengarahkan kami, dengan berkata “jaga sebelah sana ada yang mau masuk!”, ‘lewat sebelah sana tidak ada penjaga”, “Penjaga tetap di dalam garis” , “ayo keluar dari banteng” dan kami semua sangat menikmatinya. Ayo Bu Guru, besok kita main Gobak sodor lagi ya! Kataku dan teman-teman.  Kalian mau tahu dan kenal permainan tradisional yang lain? Yuk join di sekolahku di KB – TK Kristen Petra 10 Surabaya.

Bagikan Kisah Ini, Lewat Platform Favoritmu!