Keseruan acara open house dan perayaan imlek di sekolahku

Published On: February 21, 2026

Pagi itu, tepatnya Sabtu, 21 Februari 2026, mentari di KB-TK-SD Kristen Petra 11 bersinar sangat cerah, seolah ikut bersemangat menyambut perayaan Imlek dan Open House yang luar biasa meriah. Seluruh sekolah berubah menjadi istana merah yang cantik dengan banyaknya hiasan lampion yang bergoyang ditiup angin, menyapa setiap anak yang datang dengan baju cheongsam dan kemeja merah mereka yang gagah. Petualangan dimulai di area pos permainan, di mana suara tawa renyah pecah saat anak-anak mencoba tantangan melewati rintangan dengan penuh konsentrasi demi mendapatkan stempel kemenangan yang membanggakan. Jika rasa haus atau lapar mulai datang, deretan tenda bazar sudah menunggu dengan aroma pangsit goreng yang gurih dan minuman segar, membuat anak-anak antusias mengantre dengan tertib seperti petualang kecil yang sedang berburu harta karun kuliner.

Kegembiraan semakin memuncak ketika panggung utama dipenuhi talenta hebat dari siswa-siswi Petra 11, ada adik-adik KB-TK yang menyanyi dengan suara menggemaskan, kakak-kakak SD yang jari-jemarinya menari lincah di atas alat musik, hingga tim wushu yang tampil sangat perkasa dengan gerakan tongkat yang memukau. Namun, kejutan yang paling ditunggu akhirnya tiba saat suara drum “Dung-dung-cek!” menggetarkan lapangan, menandakan kedatangan dua ekor Barongsai raksasa berwarna merah dan emas yang sangat lincah. Di sinilah momen paling lucu terjadi, adik-adik kecil dari kelas KB dan TK tampak bersembunyi di balik kaki guru mereka, mata mereka bulat besar antara takut tapi juga sangat penasaran melihat Barongsai yang berkedip lucu. Ada seorang anak kecil yang awalnya menutup mata rapat-rapat, namun perlahan mengintip dari sela jarinya saat si Barongsai mendekat dan menggoyangkan telinganya yang berbulu lembut. Dengan tangan sedikit gemetar namun penuh keberanian, anak itu akhirnya menyodorkan angpao merahnya dan…… hap!  si Barongsai memakannya dengan gerakan kepala yang mengangguk-angguk berterima kasih, membuat seluruh lapangan bersorak dan tertawa gemas melihat keberanian si kecil.

Acara ini bukan sekadar pesta biasa, karena pesan indah yang bisa kita petik adalah tentang keberanian dan indahnya persatuan, bahwa di sekolah ini, kita semua adalah keluarga besar yang saling mendukung. Meski awalnya ada rasa takut atau malu, ketika kita melakukannya bersama teman-teman dalam suasana penuh kasih sayang, setiap tantangan akan berubah menjadi tawa yang sangat menyenangkan.

Bagikan Kisah Ini, Lewat Platform Favoritmu!

latest video

Mail Icon

news via inbox

Nulla turp dis cursus. Integer liberos  euismod pretium faucibua