Petra Children Choir Raih Gold Award di Malaysia, Bawa Harum Nama PPPK Petra di Ajang Internasional

Published On: August 25, 2026

SURABAYA – Petra Children Choir (PCC) kembali membawa kabar membanggakan bagi PPPK Petra. Melalui penampilan terbaiknya di ajang Malaysian Choral Eisteddfod (MCE) 2026 yang berlangsung pada tanggal 19–23 Agustus 2026 di Kuala Lumpur, Malaysia, PCC berhasil meraih Gold Award dengan skor 88,28. Raihan tersebut mengantarkan PCC menjadi juara di kategori A2: Children Choir sekaligus memberikan kesempatan bagi PCC untuk tampil sebagai finalis pada babak Grand Prix.

Malaysian Choral Eisteddfod (MCE) 2026 merupakan festival paduan suara internasional yang mempertemukan kelompok paduan suara dari berbagai negara. Kegiatan ini diselenggarakan di tiga venue utama bertaraf internasional di Kuala Lumpur, yaitu Dewan Filharmonik PETRONAS (DFP) sebagai lokasi babak utama Grand Prix dan konser puncak, The Kuala Lumpur Performing Arts Centre (KLPAC) sebagai tempat pelaksanaan berbagai sesi kompetisi dan pertunjukan publik, serta Menara KEN TTDI yang menjadi lokasi rangkaian kompetisi, lokakarya (workshops), dan simposium.

Kompetisi tersebut menghadirkan peserta dari berbagai negara, antara lain Malaysia, Indonesia, Singapura, Filipina, Thailand, Rusia, dan juga negara-negara lain. Kehadiran berbagai kelompok paduan suara dari lintas negara menjadikan MCE 2026 tidak hanya sebagai ajang kompetisi, tetapi juga ruang pertukaran budaya dan pengalaman musikal bagi para peserta.

Pada kategori A2: Children Choir, PCC berhasil meraih posisi tertinggi setelah menampilkan kemampuan musikal terbaiknya. Prestasi tersebut menjadi salah satu pencapaian membanggakan bagi PPPK Petra dalam mengembangkan talenta peserta didik di bidang seni, khususnya seni suara.

Selain prestasi kelompok, PCC juga membawa pulang penghargaan individual. Sheryll Annelicia Irwanto dari SMA Kristen Petra 2 berhasil meraih penghargaan Promising Young Collaborative Accompanist. Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi atas kemampuan musikal dan kontribusinya dalam mendukung penampilan PCC selama kompetisi berlangsung.

Adapun daftar peraih juara pada setiap kategori dalam Malaysian Choral Eisteddfod (MCE) 2026 adalah sebagai berikut:

A1 Young Children (Championship)
Winner: Inggou Victory Children’s Choir (Indonesia)

A2 Children
Winner: Petra Children Choir (Indonesia)

A3 Teenage
Winner: Voices of Singapore Children’s Choir (Singapura)

A4 Mixed Youth
Winner: Petra Christian University Choir (Indonesia)

A5 Mixed Choir
Winner: Voices of Singapore Youth Choir (Singapura)

B1 Equal Voices (SA)
Winner: Sunshine Voices UMY Ladies Chorus (Indonesia)

B2 Equal Voices (TB)
Winner: The M Singers (Malaysia)

B3 Folk & Indigenous Music
Winner: SORA Bandung (Indonesia)

B4 Vocal Ensemble
Winner: Yogyakarta Maizan Singers (Indonesia)

B5 Pop Vocal Ensemble
Winner: Les Chanteurs Senior (Malaysia)

Pada babak puncak Grand Prix, penghargaan tertinggi MCE International Choral Festival 2026 Grand Prix Winner berhasil diraih oleh Voices of Singapore Youth Choir (Singapura).

Bagi PCC, pencapaian tersebut merupakan hasil dari proses panjang yang telah dijalani selama berbulan-bulan. Di bawah arahan konduktor Raymond Johan Wahjoedi, para anggota PCC mempersiapkan diri sejak bulan Maret 2026, melalui latihan intensif untuk mematangkan teknik vokal, interpretasi lagu, kekompakan tim, hingga kesiapan mental tampil di panggung internasional.

Panggung kompetisi mungkin hanya memberikan waktu sekitar sepuluh menit bagi sebuah tim untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya. Namun, di balik penampilan singkat tersebut terdapat ratusan jam latihan, disiplin, kerja sama, dan komitmen yang dibangun bersama oleh seluruh anggota PCC. Senyum dan ekspresi bangga terpancar dalam kebersamaan mereka, terlebih lagi saat bertemu dengan tim paduan suara dari berbagai negara dan menjalin relasi pertemanan. Hal ini menjadi gambaran bahwa paduan suara mampu menyatukan kita (Singing Connect People).

Dengan balutan busana putih dan sentuhan ornamen turquoise yang anggun, PCC tampil dengan maksimal dan penuh percaya diri membawakan repertoar pilihan yang telah dipersiapkan secara matang. Pada babak Preliminary, PCC membawakan “Night of Rainbows” karya Darius Lim dan “Garuda” karya Ken Steven. Penampilan tersebut berhasil mengantarkan PCC menjadi juara kategori A2: Children Choir.

Sementara pada babak Grand Prix, PCC kembali membawakan lagu “Garuda” dan mempersembahkan “For the Beauty of the Earth” karya John Rutter. Setiap repertoar yang dipilih tidak hanya menuntut kemampuan vokal, tetapi juga penghayatan, karakter suara, ekspresi, serta kemampuan seluruh anggota untuk menyatu dalam harmoni.

Pendamping PCC, Guido Denta Christian, menyampaikan bahwa keberhasilan tersebut tidak diraih secara instan. Menurutnya, persiapan dilakukan secara menyeluruh, tidak hanya dari sisi musikal, tetapi juga dari aspek kekompakan dan kesiapan tim.

“Persiapannya sekitar lima bulan. Kami tidak hanya mempersiapkan vokal dan materi lagu, tetapi juga mempersiapkan mental dan karakter anak-anak,” ungkapnya. Ia menambahkan bahwa MCE menjadi pengalaman pertama PCC mengikuti festival paduan suara internasional di luar negeri. Meski sebelumnya PCC pernah meraih prestasi pada ajang internasional Petra Cantare! Choral Festival di Surabaya, pengalaman tampil di luar negeri memberikan tantangan dan pembelajaran baru bagi seluruh anggota.

Persiapan PCC juga semakin dimatangkan melalui konser prakompetisi yang diadakan tanggal 1 Agustus 2026, serta sesi choral clinic yang diadakan pada tanggal 7 dan 10 Agustus 2026. Melalui proses tersebut, anak-anak tidak hanya memperkuat kemampuan bernyanyi, tetapi juga memperdalam interpretasi terhadap setiap lagu yang dibawakan.

Menurutnya, keberhasilan PCC bukan hanya diukur dari penghargaan yang diperoleh. Lebih dari itu, pengalaman mengikuti kompetisi internasional memberikan pembelajaran penting mengenai disiplin, tanggung jawab, kerja sama, dan keberanian tampil di hadapan dunia.

Wakil Direktur Pendidikan PPPK Petra, Ibu Elisabeth Dian Pujilestari, S.Pd., M.M., mengatakan bahwa prestasi PCC sejalan dengan semangat pendidikan holistik yang dikembangkan PPPK Petra. Pendidikan di PPPK Petra tidak hanya berfokus pada pencapaian akademik, tetapi juga memberikan ruang bagi peserta didik untuk mengembangkan karakter dan talenta yang dimiliki.

Pendekatan tersebut diwujudkan melalui Student Learning Outcomes (SLO) dengan aspek P-E-T-R-A, yaitu Physical Growth, Emotional Intelligence, Talent Development, Relationship with God, dan Academic Excellence.

Dalam konteks PCC, aspek Talent Development menjadi bagian penting karena peserta didik diberikan ruang untuk menemukan, mengembangkan, dan mengoptimalkan potensi mereka melalui Petra Talent.

“Talenta yang sudah ditemukan kemudian dikembangkan dan dioptimalkan agar dapat digunakan secara positif,” tutur Ibu Dian. Menurutnya, PCC tidak hanya mengajarkan kemampuan bernyanyi secara individu. Melalui kegiatan paduan suara, anak-anak belajar mendengarkan satu sama lain, menjaga harmoni, bekerja sama, serta bertanggung jawab sebagai bagian dari sebuah tim.

“Keberhasilan PCC merupakan hasil kerja sama dan dukungan dari berbagai pihak, mulai dari sekolah, orang tua, pelatih, hingga tim pendamping,” lanjutnya.

Kebanggaan atas prestasi PCC juga dirasakan oleh para orang tua. Bapak Lukman, papa dari Gifford, siswa SD Kristen Petra 10, mengungkapkan rasa bahagianya dengan keikutsertaan kompetisi pertama Gifford di luar negeri ini bisa menorehkan prestasi yang membanggakan.

“Rasanya sangat senang. Tidak menyangka saja… lomba pertama di luar negeri, PCC bisa menang juara satu di kategorinya dan lolos menjadi finalis Grand Prix. Ini adalah pengalaman yang luar biasa,” tuturnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa pengembangan sisi nonakademik di Sekolah Petra semakin baik, seiring dengan pengembangan akademik yang sudah melekat di Sekolah Petra.

“Saya kira (Petra) sekarang sudah jauh lebih baik dibanding dari zaman saya dahulu, karena saya juga alumnus Petra. Untuk PCC ini (Petra) sudah hire profesional untuk melatih dan memfasilitasi untuk lomba-lomba yang bergengsi, sekaligus men-support anak-anak dalam latihan-latihannya,” tambahnya.

Bagi para orang tua, perjalanan PCC ke Malaysia bukan hanya tentang memperoleh penghargaan. Lebih dari itu, anak-anak mendapatkan kesempatan untuk pengalaman baru, bertemu peserta dari berbagai negara, belajar menghadapi tantangan, serta membangun kepercayaan diri, termasuk mendapat kesempatan berharga memperkaya ilmu dalam choral clinic bersama Dr. Gene Peterson dari USA (20 Agustus 2026) dan choral workshop bersama Dr. Beverly Shangkuan-Cheng dari Filipina (22 Agustus 2026).

Kini, PCC telah kembali ke Surabaya dengan membawa prestasi sebagai Winner – Category A2: Children Choir, Gold Award dengan skor 88,28, finalis Grand Prix, serta penghargaan Promising Young Collaborative Accompanist yang diraih Sheryll Annelicia Irwanto dari SMA Kristen Petra 2.

Prestasi yang diraih oleh siswa-siswi PPPK Petra ini menjadi salah satu bukti nyata bahwa lingkungan pendidikan yang memberikan ruang bagi pengembangan talenta mampu mendorong peserta didik untuk bertumbuh dan berprestasi lebih luas. Melalui Petra Talent, PPPK Petra terus menghadirkan wadah bagi siswa untuk menemukan, mengembangkan, dan mengoptimalkan potensi yang dimiliki, baik di bidang seni, akademik, maupun berbagai bidang lainnya. Dengan dukungan sekolah, guru, pelatih, dan keluarga, setiap siswa diharapkan mampu bertumbuh menjadi pribadi yang percaya diri, berkarakter, serta siap membawa dampak positif bagi lingkungan sekitarnya.

Bagikan Kisah Ini, Lewat Platform Favoritmu!

latest video

Mail Icon

news via inbox

Nulla turp dis cursus. Integer liberos  euismod pretium faucibua