Dramatis! Comeback Gemilang SMP Kristen Petra 5 Tundukkan SMP Xin Zhong di Petra Sport Fest

Published On: January 20, 2026

Surabaya – Atmosfer luar biasa menyelimuti arena basket Petra Sport Fest hari ini. Laga kategori putra antara SMP Kristen Petra 5 melawan SMP Xin Zhong berakhir dengan kemenangan dramatis. Meski sempat tertinggal jauh di tiga kuarter awal, semangat pantang menyerah membawa SMP Kristen Petra 5 membalikkan keadaan di menit-menit akhir.

Sejak kuarter pertama, SMP Xin Zhong langsung memegang kendali. Pada menit ke-6, mereka unggul 6-1 berkat arahan strategi yang sangat kuat dari sang pelatih. Serangan dibangun dengan rapi dari bawah tanpa terburu-buru, menutup kuarter pertama dengan skor 13-8 untuk keunggulan SMP Xin Zhong.

Memasuki kuarter kedua dan ketiga, Petra 5 mencoba mengejar lewat man-to-man marking yang ketat. Namun, koordinasi pertahanan Xin Zhong yang disiplin membuat Petra 5 kesulitan mencari ruang tembak. Meski sempat ada insiden kecil di menit 4:25 pada salah satu pemain yang membutuhkan penanganan sigap medis dari Mayapada Hospital, laga tetap berjalan sengit dengan keunggulan Xin Zhong 15-22 di pertengahan kuarter ketiga.

Salah satu sosok yang menjadi sorotan adalah Juan, pemain center Petra 5 dengan postur menjulang setinggi 183 cm. Meski keunggulan fisiknya baru terlihat efektif di akhir laga, Juan mengaku timnya tidak merasa tertekan meski tertinggal di kuarter satu sampai tiga.

“Rasanya ya biasa seperti pertandingan-pertandingan lain. Enggak merasa sulit (meski tertinggal), soalnya sudah sering juga tertinggal tapi kita selalu bisa balikin,” ujar Juan dengan tenang usai laga. Ia juga memuji fasilitas turnamen seperti locker room dan persiapan panitia yang membuatnya merasa nyaman bertanding.

Coach Pandi dari Petra 5 mengakui adanya hambatan psikologis pada anak asuhnya di awal laga.

“Dari kuarter satu sampai tiga mereka ragu-ragu terus, makanya lebih banyak turnover,” jelas Coach Pandi. Strateginya di kuarter keempat adalah memberikan motivasi agar pemain lebih berani dalam melakukan offense.

Sebaliknya, Coach Agus Suryadi dari Xin Zhong menyayangkan hilangnya fokus pertahanan yang sudah dibangun.

“Faktor utamanya adalah kurang disiplin di defense,” ungkap Coach Agus singkat mengenai penyebab timnya terkejar di kuarter pamungkas.

Perubahan mentalitas yang diminta Coach Pandi berbuah manis. Petra 5 tampil jauh lebih agresif di kuarter keempat. Dalam waktu kurang dari satu menit, mereka mampu menciptakan lonjakan poin hingga membalikkan skor menjadi 30-24. Kecepatan tinggi dan pertahanan yang mendadak rapat membuat Xin Zhong tak berkutik. Pertandingan berakhir dengan kemenangan 35-26 untuk SMP Kristen Petra 5.

Bagikan Kisah Ini, Lewat Platform Favoritmu!