Petra Sport Fest: Perayaan HUT ke-75 Petra Bangkitkan Gairah Basket Pelajar se-Jawa Timur

Published On: January 19, 2026


Petra Sports Fest 2026 – Powered by Nextgen

Surabaya – Menandai tonggak sejarah 75 tahun dedikasinya di dunia pendidikan, Perhimpunan Pendidikan dan Pengajaran Kristen Petra (PPPK Petra) resmi membuka ajang Petra Sports Fest 2026, yang dilaksanakan pada hari Senin, tanggal 19 Januari 2026, di lapangan indoor SMA Kristen Petra 1 Surabaya. Turnamen bola basket bergengsi ini sukses menyedot perhatian ratusan atlet muda dari berbagai tingkatan sekolah di seluruh Jawa Timur.

Suasana khidmat menyelimuti pembukaan acara yang diawali dengan parade tim peserta, diikuti penampilan enerjik dari Psalm Singer serta aksi memukau cheerleader D’Axist. Selain dihadiri jajaran Dewan Pengurus PPPK Petra, hadir pula Direktur Eksekutif PPPK Petra, Ir. Hengkie Porawouw, M.B.A, beserta jajaran kepala kekolah dan perwakilan Kantor Sekretariat PPPK Petra.

Dalam sambutannya, Ir. Hengkie Porawouw menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh pihak yang menyokong acara ini, mulai dari Dewan Pengurus, manajemen NextGen, panitia Road to 75, hingga para orang tua siswa. Beliau menitipkan pesan kuat mengenai esensi sebuah kompetisi.

“Having a champion’s mentality is far more important than being a champion itself,” tegas Ir. Hengkie. Beliau mengingatkan bahwa membentuk mentalitas pemenang jauh lebih berharga daripada sekadar meraih gelar juara di atas kertas.

Sejalan dengan visi tersebut, Ibu Margareta Nugroho Tjandra selaku Ketua Panitia pelaksana, menegaskan komitmen PPPK Petra dalam membentuk karakter melalui olahraga. “Di usia ke-75 ini, kami ingin membangkitkan kembali semangat sportivitas yang suportif di kalangan pelajar. Ini adalah wadah sehat bagi anak-anak untuk membuktikan kemampuan mereka,” jelasnya.

Antusiasme luar biasa terpancar dari partisipasi delapan puluh tim yang datang dari berbagai penjuru, mulai dari Surabaya, Sidoarjo, hingga Madiun, Banyuwangi, Bangkalan, dan Jember. Guna menjaga standar profesional, panitia menggandeng Nextgen untuk manajemen lomba serta Perbasi untuk memimpin pertandingan secara resmi.

Dengan diselenggarakannya event seperti ini, tentunya mendorong para pemain untuk masuk ke level yang lebih tinggi, seperti yang diutarakan oleh Bapak Anugerahadi dari Nextgen, “Dengan adanya kompetisi bola basket seperti ini, yang dimulai dari tingkatan SD (lower dan upper), SMP, hingga SMA, tujuannya adalah untuk melakukan pembinaan kepada para pemain yang mana memberi mereka jam terbang sehingga meningkatkan pengalaman berkompetisi. Melalui kompetisi ini, tidak hanya skill saja yang bisa ditingkatkan, tetapi juga mental pemain, yang pada output-nya nanti diharapkan bisa mengantarkan mereka sampai ke level timnas.”

Senada dengan hal tersebut, perwakilan dari Perbasi Jatim yang menjadi salah satu perangkat referee dalam kompetisi ini, Bapak Ilma Suryana, menuturkan, “Kompetisi seperti ini sangat positif karena bisa dimanfaatkan untuk mencari bibit-bibit unggul untuk tim-tim KU (kelompok umur) kecil, apalagi tadi saya lihat mulai dari jenjang SD hingga SMA. Begitu pula dengan tujuan utamanya nanti kita bisa mencari atlet untuk bisa dibawa ke level nasional ataupun liga profesional.”

Dukungan masif juga mengalir dari 21 sponsor dengan Petra Christian University (PCU) sebagai sponsor utama. Memperebutkan total hadiah Rp45 juta, turnamen ini akan melewati tiga fase krusial:

Tahapan Lomba Tanggal Lokasi
Penyisihan 19–24 Januari 2026 SMP & SMA Kristen Petra 1 Surabaya
Semifinal 28–29 Januari 2026 SMP & SMA Kristen Petra Acitya, Sidoarjo
Grand Final 31 Jan – 1 Feb 2026 Nextgen Arena, Ciputra World Surabaya

Dalam pertandingan pembuka Petra Sports Fest 2026 yang mempertemukan tim SD Kristen Petra 12 versus tim SD Kristen Petra 10 kategori SD Upper (Mix), Ir. Ika Iskandar Itamurti selaku Ketua I Dewan Pengurus PPPK Petra mendapat kehormatan untuk melakukan lemparan tip-off sebagai tanda dimulainya permainan.

Kabar baik bagi pecinta bola basket, seluruh rangkaian pertandingan ini dapat dinikmati secara gratis. Panitia membebaskan biaya tiket masuk demi memberikan dukungan maksimal bagi para atlet yang berlaga.

Bagikan Kisah Ini, Lewat Platform Favoritmu!