SCS Tundukkan Little Sun di Pembukaan Petra Sport Fest
Surabaya – Atmosfer kompetisi basket pelajar di Surabaya kembali memanas. Pada hari pertama gelaran Petra Sport Fest yang berlokasi di lapangan SMP Kristen Petra 1, pertandingan kedua menyuguhkan duel menarik antara tim Little Sun melawan raksasa basket sekolah, Surabaya Cambridge School (SCS). SCS yang menyandang status sebagai jawara JRBL menunjukkan kelasnya dengan menutup laga lewat kemenangan telak 45-15.
Sejak peluit pertama dibunyikan, SCS langsung menunjukkan agresivitas tinggi. Mengandalkan akurasi tembakan jarak jauh untuk membuka ruang, mereka tampil sangat efektif dalam melakukan counter attack cepat. Kuarter pertama ditutup dengan skor mencolok 10-0 setelah Little Sun berkali-kali tertahan oleh kesalahan operan (passing) akibat tekanan lawan yang tinggi.
Memasuki kuarter kedua, Little Sun mencoba keluar dari tekanan dan sempat memperkecil ketertinggalan melalui poin yang lahir dari kesalahan barisan pertahanan SCS. Namun, SCS tidak menurunkan intensitasnya. Dengan tetap mengandalkan pertahanan player-to-player yang disiplin, mereka menutup paruh pertama dengan skor 17-2. Dominasi ini terus berlanjut hingga kuarter ketiga dan keempat, di mana kedalaman skuad SCS terbukti sulit diimbangi oleh para pemain Little Sun.
Usai pertandingan, pelatih dari kedua belah pihak memberikan pandangan yang sangat kontras namun penuh makna bagi perkembangan tim masing-masing. Coach Dio, juru taktik di balik ketangguhan SCS, memberikan komentar yang cukup mengejutkan. Meski menang dengan selisih poin yang sangat jauh, ia mengaku belum sepenuhnya puas dengan performa anak asuhnya. Ia menilai permainan timnya sudah cukup bagus secara ofensif, namun masih jauh dari kata sempurna jika merujuk pada standar tim juara. Secara khusus, ia menyoroti lini pertahanan yang dianggap masih melakukan kesalahan besar karena membiarkan lawan mencetak hingga 15 poin. Baginya, menjaga integritas pertahanan adalah harga mati untuk mempertahankan reputasi mereka sebagai tim juara.
Di sisi lain, Coach Novan yang mengawal tim Little Sun, menanggapi hasil ini dengan kepala tegak. Ia mengakui bahwa menghadapi tim sekelas SCS memberikan tantangan mental yang berat bagi para pemainnya. Ia sempat melihat anak-anak didiknya merasa gugup saat harus berhadapan dengan lawan yang memiliki keunggulan postur tubuh dan pengalaman sebagai jawara JRBL. Namun, bagi Coach Novan, kekalahan ini adalah investasi berharga. Ia percaya bahwa melawan tim sekuat SCS adalah cara terbaik untuk menguji mental bertanding dan meningkatkan level permainan Little Sun di masa depan. Selain itu, ia juga sempat memberikan apresiasi kepada pihak penyelenggara atas kelancaran turnamen di hari pertama ini.
Ringkasan Skor Akhir:
Little Sun Vs Surabaya Cambridge School (SCS)
Quarter 1 : 0 – 10
Quarter 2 : 2 – 17
Quarter 3 : 9 – 33
Quarter 4 : 15 – 45
Bagikan Kisah Ini, Lewat Platform Favoritmu!
editor's pick
latest video
news via inbox
Nulla turp dis cursus. Integer liberos euismod pretium faucibua







