Studi Banding Yayasan Pendidikan Warga ke PPPK Petra
Surabaya – SMA Kristen Petra 1 menjadi tuan rumah kunjungan rombongan dari Yayasan Pendidikan Warga, Solo, pada tanggal 2 Juni 2026. Sebanyak sebelas orang delegasi dari Solo ini dipimpin langsung oleh Bapak Ananta Kristanto, S.T., M.Pd., selaku direktur eksekutif. Selain jajaran eksekutif, ada juga Kepala KB-TK, Kepala SD, dan beberapa perwakilan guru BK Sekolah Warga jenjang SMP, SMA, dan SMK.
Yayasan Pendidikan Warga sendiri adalah sebuah yayasan pendidikan yang telah berdiri 122 tahun dan menaungi sekolah-sekolah mulai jenjang KB-TK, SD, SMP, SMA, SMK, dan STT. Yayasan yang berlokasi di Solo ini merupakan yayasan pendidikan swasta nasional dan multikultural. Adapun agenda kunjungan ini adalah dalam rangka studi banding layanan BK di sekolah, yang mana penerapan layanan BK di Sekolah Petra dianggap telah menerapkan layanan BK yang cukup baik di sekolah, dan bisa menjadi acuan untuk terus saling belajar dalam rangka memberikan layanan pendidikan terbaik bagi para anak didik di sekolah-masing-masing.
Pukul 10.00, rombongan tamu datang dan langsung disambut di ruang pertemuan di SMA Kristen Petra 1. Acara dibuka oleh Bapak Gunawan (Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas SMA Kristen Petra 1) sebagai MC, dilanjutkan doa oleh Bapak Yerymia (Koordinator Pendidikan Agama Kristen), serta penampilan siswa yang membawakan lagu “Tanah Airku” dan “Sio Mama”. Suasana hangat langsung tercipta, menandai semangat kebersamaan antara Petra dan tamu kunjungan.
Dari pihak PPPK Petra, hadir jajaran pimpinan dan guru, di antaranya Ir. Hengkie Porawouw, M.B.A. selaku Direktur Eksekutif PPPK Petra, Bapak Septian selaku Koordinator Jenjang SMP dan SMA/SMK, Bapak Yerymia selaku Koordinator Staf PAK (Pendidikan Agama Kristen), Ibu Kartika selaku Koordinator Staf BK (Bimbingan Konseling), Bapak Andi selaku Manajer SDM, Ibu Liliana selaku Kepala HMK beserta staf, Ibu Yurui selaku Kepala SMA Kristen Petra 1 beserta wakil kepala sekolah bidang kesiswaan dan guru BK, Bapak Sutris selaku Kepala SMK Kristen Petra, Ibu Adriana selaku Kepala SD Kristen Petra 5, dan Ibu Anggraeni selaku Kepala KB-TK Kristen Petra 1.
Sesi sambutan dan perkenalan dilakukan oleh Bapak Septian dan Bapak Ananta, sebelum dilanjutkan dengan pemaparan mengenai layanan Bimbingan Konseling (BK) oleh Ibu Kartika. Beberapa topik yang dibahas meliputi manajemen BK di Sekolah Petra mulai jenjang KB hingga SMA/SMK, di antaranya:
- Organisasi dan struktur tata kerja: terkait pengelolaan guru BK dan pembagian peran/wewenang ataupun tupoksi antara BK sekolah dan pusat.
- Administrasi bimbingan dan konseling: terkait perencanaan program BK yang bisa relevan untuk semua jenjang.
- Data dan digitalisasi: terkait pemanfaatan sistem informasi terkini yang bisa mendukung penerapan program BK secara efektif dan maksimal, namun tetap menjaga sisi konfidensialitas dari setiap penanganan kasus..
- Sumber Daya Manusia: terkait koordinasi rutin, supervisi, penilaian akan efektivitas program yang berjalan, yang mana akan bersinggungan pada upaya peningkatan SDM agar layanan kepada siswa bisa lebih maksimal.
Dalam sharing, Ibu Kartika mencontohkan praktik di jenjang TK, yang mana guru BK juga berperan sebagai guru pendamping di kelas. Dengan demikian, BK tidak hanya hadir dalam sesi khusus, tetapi turut masuk dalam dinamika kelas, berinteraksi, dan melakukan observasi langsung terhadap siswa.
Pada jenjang SMP dan SMA, kolaborasi antara guru mata pelajaran, wali kelas, mentor, dan guru BK menjadi kunci. Setiap pihak memiliki peran dalam pemetaan, pemantauan, ataupun penanganan permasalahan siswa. Sementara itu, di SMK, Bapak Sutris menekankan pentingnya pembiasaan presentasi di setiap kesempatan pelajaran. Hal ini melatih keterampilan public speaking para siswa yang relevan dengan bimbingan karier menuju dunia profesi.
Diskusi berlangsung semakin hangat ketika pihak tamu turut berbagi pengalaman dan tantangan yang mereka hadapi di lapangan. Beberapa praktik yang dipaparkan oleh PPPK Petra akan dijadikan bahan pembelajaran dan adaptasi oleh Yayasan Pendidikan Warga untuk coba diterapkan di sekolah mereka.
Kunjungan ini tidak hanya sekadar pertemuan antara dua lembaga, tetapi juga wadah pertukaran gagasan dan praktik terbaik dalam dunia pendidikan. Semangat kolaborasi yang terjalin diharapkan dapat memperkuat kualitas layanan pendidikan, baik di PPPK Petra ataupun di sekolah mitra.
Bagikan Kisah Ini, Lewat Platform Favoritmu!
editor's pick
latest video
news via inbox
Nulla turp dis cursus. Integer liberos euismod pretium faucibua

























