Mengenal Diri sebagai Ciptaan Tuhan yang Spesial “Wonderfully Made”
Pada tanggal 12 Maret 2026, KB-TK Kristen Petra 9 menyelenggarakan seminar pendidikan seks dasar bertajuk “Wonderfully Made: Boys and Girls Are Special”. Kegiatan ini dipandu oleh Pak Frans Turino dan Bu Anne Margaretha, dengan tujuan utama agar anak-anak mengetahui perbedaan antara laki-laki dan perempuan serta memahami batasan-batasan tubuh yang sehat dan hormat sesuai ajaran Alkitab.
Setiap anak tentu memiliki benda kesayangan di rumah, seperti mobil-mobilan, boneka, atau buku cerita yang selalu dijaga dengan hati-hati agar tidak rusak. Melalui seminar ini, siswa diajak menyadari bahwa diri mereka jauh lebih berharga daripada benda tersebut karena manusia diciptakan secara spesial, serupa, dan segambar dengan Tuhan (Kejadian 1:26-27). Sebagai bentuk syukur atas kasih Tuhan, menjaga dan menghormati tubuh merupakan tanggung jawab setiap anak karena setiap insan sangat mulia di mata-Nya (Yesaya 43:4a).
Dalam sesi khusus laki-laki, ditekankan bahwa Tuhan menciptakan mereka dengan identitas gender yang jelas dan organ tubuh spesifik, yaitu penis. Materi “Boys Wonderfully Made” mengingatkan bahwa meski memiliki banyak kesamaan aktivitas dengan perempuan, laki-laki memiliki perbedaan fisik yang unik sebagai tanda kebesaran Sang Pencipta. Anak laki-laki diajarkan untuk menghormati tubuhnya dengan tidak memperlihatkan bagian pribadi kepada orang lain, selalu menggunakan handuk setelah mandi, serta berganti pakaian di ruangan tertutup.
Bagi anak perempuan, pemahaman mengenai diri sebagai “Girls Wonderfully Made” menonjolkan keunikan fisik mereka yang diciptakan Tuhan dengan sangat indah, termasuk memiliki vagina. Anak perempuan didorong untuk menghargai tubuh dengan menjaga kesopanan, seperti memperhatikan posisi duduk yang baik dan memastikan area pribadi selalu terlindungi.
Perbedaan fisik ini bukanlah alasan untuk merasa rendah diri, melainkan cara kita bersyukur atas cara ajaib Tuhan dalam membentuk setiap manusia agar dapat saling menghormati.
Pendidikan ini juga memberikan panduan praktis mengenai kebersihan dan keamanan tubuh, seperti mandi teratur dan menjaga kebersihan alat kelamin. Siswa diajarkan untuk menghormati privasi orang lain dengan tidak memasuki toilet lawan jenis serta tidak menyentuh bagian pribadi teman saat bermain. Pengetahuan ini mencakup batasan mengenai siapa yang boleh menyentuh bagian pribadi, yakni hanya orang tua atau dokter, terutama saat sedang membantu membersihkan diri atau dalam situasi medis tertentu.
Sebagai penutup, seluruh edukasi ini bertujuan agar siswa KB-TK Kristen Petra 9 tumbuh menjadi pribadi yang cerdas dalam menjaga diri. Memahami bahwa setiap anak adalah karya yang “Wonderfully Made” membawa pesan bahwa tubuh mereka adalah titipan Tuhan yang sangat mulia. Mari terus mendukung anak-anak untuk berani berkata “tidak” terhadap situasi yang tidak nyaman dan selalu terbuka untuk bercerita kepada guru maupun orang tua. Dengan saling menghargai batasan dan perbedaan, kita semua sedang memuliakan Tuhan melalui tubuh dan hidup kita. Terima kasih kepada Pak Frans Turino dan Bu Anne Margaretha atas bimbingan penuh kasih dalam seminar ini!
Bagikan Kisah Ini, Lewat Platform Favoritmu!
editor's pick
latest video
news via inbox
Nulla turp dis cursus. Integer liberos euismod pretium faucibua
