Satu Kelas, Seribu Ide: Diorama Kekayaan Alam Indonesia yang Memukau
Pada hari Rabu, tanggal 5 November 2025, siswa-siswi kelas V SD Kristen Petra 11 mengikuti kegiatan pembelajaran IPAS dengan tema “Kekayaan Alam Indonesia”. Kegiatan ini dirancang agar siswa tidak hanya memahami materi secara teori, tetapi juga mampu mengolahnya dalam bentuk karya nyata yang kreatif dan informatif.
Kegiatan ini bertujuan untuk:
- Mengembangkan pemahaman siswa tentang kekayaan alam yang dimiliki oleh Indonesia, mulai dari sumber daya alam hayati, nonhayati, hingga potensi wilayah yang berbeda-beda.
- Mendorong siswa untuk mengapresiasi dan mensyukuri beragam kekayaan alam Indonesia sebagai anugerah Tuhan yang perlu dijaga.
- Melatih kreativitas dan keterampilan motorik halus melalui pembuatan diorama.
- Mengembangkan kemampuan komunikasi, percaya diri, dan presentasi ketika siswa menjelaskan hasil karyanya kepada teman-teman.
- Mengajarkan kerja sama, diskusi, dan pembagian tugas melalui proyek kelompok.
Siswa-siswi kelas V diberi tugas membuat diorama yang menggambarkan berbagai bentuk kekayaan alam Indonesia. Mereka bekerja di sekolah menggunakan berbagai bahan seperti kardus, kertas warna, plastisin, daun kering, pasir, dan bahan kreativitas lainnya.
Beberapa contoh diorama yang dibuat, antara lain:
- Gunung dan pegunungan sebagai sumber daya alam nonhayati.
- Laut dan pantai yang kaya ikan serta hasil tambang.
- Hutan tropis dengan flora dan fauna khas Indonesia.
- Sawah dan perkebunan sebagai sumber daya pertanian.
Selama proses pengerjaan, suasana kelas sangat hidup. Para siswa tampak antusias, berdiskusi mengenai ide, membagi tugas, dan saling membantu agar hasil diorama mereka tampak indah, rapi, dan informatif.
Setelah diorama selesai dibuat, setiap kelompok atau individu mempresentasikan hasil karya mereka di depan kelas. Pada tahap ini, siswa belajar menyusun penjelasan yang runtut, berbicara dengan percaya diri, dan menjawab pertanyaan dari teman-teman atau guru.
Kegiatan presentasi ini juga menjadi momen bagi siswa untuk saling menghargai karya teman serta belajar dari hasil karya kelompok lain.
Melalui kegiatan pembuatan diorama ini, siswa tidak hanya memahami konsep kekayaan alam Indonesia, tetapi juga belajar mengembangkan kreativitas, kerja sama, tanggung jawab, serta kemampuan komunikasi. Kegiatan ini membuktikan bahwa pembelajaran IPAS dapat menjadi sangat menyenangkan dan bermakna ketika dikaitkan dengan aktivitas praktis.
Bagikan Kisah Ini, Lewat Platform Favoritmu!
editor's pick
latest video
news via inbox
Nulla turp dis cursus. Integer liberos euismod pretium faucibua











