“Satu Lawan Satu, Satu Jiwa: Keseruan Lomba Pramuka Pasca Natal”

Published On: December 3, 2025

Pada bulan Desember, tepatnya tanggal 3 Desember 2025, SMA Kristen Petra 3 mengadakan salah satu kegiatan Pasca Natal yang seru dan penuh makna, yaitu kegiatan Pramuka. Walaupun pada awalnya para siswa dari semua angkatan masih tampak enggan untuk memulai hari tersebut, seiring berjalannya waktu semangat dan jiwa kompetitif mereka mulai terlihat.

Dalam kegiatan ini, peserta dibagi menjadi 16 kelompok, dengan masing-masing kelompok beranggotakan sekitar 9 hingga 12 siswa. Hal yang membuat lomba Pramuka kali ini berbeda dari biasanya adalah sistem pertandingan yang digunakan, yaitu One-on-One. Sistem One-on-One berarti satu kelompok hanya akan berhadapan dengan satu kelompok lawan dalam satu waktu, bukan melawan seluruh kelompok sekaligus. Tujuan dari sistem ini adalah agar setiap tim dapat lebih fokus, konsisten, serta tetap menjaga sikap kompetitif selama perlombaan berlangsung.

Untuk menambah tantangan, setiap kelompok akan berpindah ke pos yang berbeda-beda. Dengan demikian, setiap pertandingan menghadirkan pengalaman dan tantangan yang unik, serta lawan yang berbeda di setiap pos. Pada lomba Pramuka kali ini terdapat 8 pos permainan yang menarik dan memiliki tantangan tersendiri, yaitu Blind Baris-Berbaris, Tebak Rempah, Tali Temali, Blind Escape, Kuis Pramuka, Pick Up The Glass, Membuat Yel-Yel, dan Oper Ring.

Permainan Blind Baris-Berbaris menjadi salah satu permainan yang paling seru dan mengundang tawa. Dalam permainan ini, satu orang bertugas mengarahkan anggota kelompok, sementara anggota lainnya ditutup matanya sehingga sering kali salah arah. Tebak Rempah merupakan permainan yang cukup menantang karena setiap kelompok harus menebak jenis rempah-rempah yang diberikan, dan kesalahan sedikit saja dapat memengaruhi hasil.

Permainan Tali Temali menuntut peserta untuk menghafal dan mempraktikkan berbagai simpul tali sesuai perintah. Sementara itu, Blind Escape membutuhkan kerja sama yang sangat baik, karena dua orang ditugaskan untuk memandu anggota kelompok yang ditutup matanya melewati jalur yang telah ditentukan.

Pada Kuis Pramuka, setiap kelompok diuji pengetahuannya seputar kepramukaan dan pengetahuan dasar lainnya dengan menjawab soal-soal yang diberikan. Pick Up The Glass menjadi permainan yang menegangkan karena membutuhkan refleks yang cepat; kelompok harus mengambil gelas secepat mungkin untuk mengalahkan lawannya.

Permainan Membuat Yel-Yel bertujuan untuk meningkatkan kekompakan kelompok, karena seluruh anggota harus bekerja sama menuangkan ide dan kreativitas mereka. Terakhir, Oper Ring juga menuntut kekompakan dan kerja sama yang tinggi, di mana seluruh anggota kelompok saling berpegangan tangan dan harus mengoper ring dari satu orang ke orang lainnya tanpa menggunakan tangan.

Kami bersyukur melalui kegiatan Pramuka ini para siswa dapat belajar tentang pentingnya kerja sama, kekompakan, dan sportivitas. Kegiatan Pramuka tahun ini berlangsung dengan sangat seru dan meriah berkat berbagai permainan yang menarik. Harapannya, siswa-siswi yang masih kurang aktif dapat semakin berpartisipasi dalam kegiatan Pramuka di tahun-tahun mendatang, sehingga kegiatan ini dapat berjalan lebih meriah lagi.

Kami juga mengucapkan terima kasih kepada OSIS dan para guru yang telah berjerih payah mempersiapkan dan menyukseskan kegiatan Pramuka tahun ini. Dengan berpedoman pada Tri Satya dan Dasa Dharma, Pramuka membentuk pribadi yang berkarakter, disiplin, dan bertanggung jawab, serta mampu mengamalkan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari demi kebaikan diri sendiri, masyarakat, dan bangsa.

Sejarah Singkat Pramuka – Fun Fact

Gerakan Pramuka berawal dari gagasan Lord Baden-Powell di Inggris pada tahun 1907, yang bertujuan untuk membentuk karakter, kemandirian, dan kepemimpinan generasi muda. Di Indonesia, Gerakan Pramuka resmi berdiri pada 14 Agustus 1961 dan sejak saat itu menjadi wadah pembinaan bagi generasi muda untuk belajar disiplin, kerja sama, serta menumbuhkan jiwa sosial. Hingga kini, Pramuka tetap relevan sebagai kegiatan yang membentuk pribadi yang tangguh dan berkarakter.

Disusun oleh Louis Owen, Jovian, dan Mavella

Bagikan Kisah Ini, Lewat Platform Favoritmu!