Ibadah dan Perayaan Natal PPPK Petra 2025
Sebuah perayaan sederhana berlangsung penuh sukacita dan rasa syukur kepada Tuhan. Jemaat yang hadir merasakan kehangatan ibadah yang mempersatukan keluarga besar PPPK Petra—mulai dari Dewan Pengurus, jajaran eksekutif, guru, hingga karyawan—yang datang beserta keluarga masing-masing. Ibadah dan Perayaan Natal PPPK Petra Tahun 2025 diselenggarakan di Auditorium PPPK Petra, Jalan Lingkar Dalam Barat Perumahan Graha Famili Surabaya pada hari Sabtu, tanggal 13 Desember 2025, pukul 10.00-12.00 WIB.
Di tengah suasana kebersamaan itu, ibadah dan perayaan Natal tahun ini mengangkat tema “Christ in Crisis” dengan tagline “In our suffering, He came near.” Tema ini lahir dari kesadaran bahwa kehidupan bangsa yang indah juga dipenuhi kompleksitas dan krisis. Kesenjangan ekonomi, fragmentasi sosial, kerusakan lingkungan, kegelisahan modern, hingga persoalan pendidikan, menjadi realitas yang tidak bisa diabaikan. Bahkan, persoalan pribadi dalam keluarga pun sering membuat Natal terasa jauh dari relevan bagi mereka yang sedang berjuang.
Melalui tema ini, pesan yang disampaikan jelas: Tuhan tidak tinggal jauh. Ia masuk ke dalam keterpurukan manusia terdalam sekalipun, sanggup mengubahkan dan memperbarui hidup dengan hikmat serta damai sejahtera. Ayat dari Ibrani 4:15 menegaskan bahwa Yesus Kristus adalah Imam Besar yang turut merasakan kelemahan manusia, karena Ia sendiri pernah mengalami penderitaan saat menjadi manusia.
Natal bukan sekadar pesta sukacita, melainkan deklarasi bahwa Allah hadir dekat dengan kita. Ia mengambil rupa manusia, mengalami lapar, letih, penolakan, bahkan penderitaan. Dalam semua itu, Ia hadir bukan sebagai penonton, melainkan sebagai Penolong dan Sahabat yang mengerti.
Perayaan ini pun menjadi ajakan bagi setiap orang percaya untuk menyatakan kehadiran Kristus di tengah krisis. Meski dengan segala keterbatasan, kekuatan Roh Kudus dalam persekutuan memampukan kita untuk berpartisipasi dalam misi-Nya. Dengan demikian, perayaan Natal di PPPK Petra pada tahun ini bukan hanya sebuah acara, melainkan momen refleksi mendalam bahwa di tengah penderitaan, Kristus hadir dekat, memberi pengharapan dan damai sejahtera.
Bagikan Kisah Ini, Lewat Platform Favoritmu!
editor's pick
latest video
news via inbox
Nulla turp dis cursus. Integer liberos euismod pretium faucibua
































