Berani Melayani Tanpa Batas Usia
Hello! Good Morning everyone!!!
My friends and I are very happy to be here with all of you this morning.
Sapaan ceria dan penuh semangat, terdengar bergema lewat siaran sentral di SMP Kristen Petra 1 Surabaya pada hari Senin, 23 Februari 2026. Namun pagi itu, sapaan tersebut terdengar sedikit berbeda dari biasanya. Di balik suara ceria itu, ada tiga siswa SD Kristen Petra 10 yang tampak bersemangat sekaligus sedikit gugup, karena untuk pertama kalinya mereka memimpin ibadah RENAMI (Renungan Awal Minggu) di jenjang SMP.
Melalui kegiatan Pelayanan Lintas Generasi, Jonathan, Madeline, dan Diego mengambil bagian dalam pelayanan yang menjadi pengalaman baru bagi mereka. Jonathan mengiringi pujian sebagai gitaris, Madeline memimpin pujian sekaligus doa pembukaan, dan Diego membacakan renungan serta memimpin doa syafaat.
Pengalaman ini tentu berbeda dari kebiasaan ibadah pagi di SD. Jika di sekolah dasar sebagian besar ibadah dilakukan dalam bahasa Indonesia, RENAMI di SMP dilaksanakan hampir sepenuhnya dalam bahasa Inggris, kecuali bagian renungan yang tetap disampaikan dalam bahasa Indonesia. Perbedaan ini menjadi tantangan sekaligus kesempatan belajar yang berharga bagi ketiganya.
Melalui kesempatan ini, mereka belajar bahwa pelayanan bukan soal usia, melainkan kesiapan hati dan tanggung jawab. Dibutuhkan keberanian untuk melangkah, disiplin dalam berlatih, serta kesediaan untuk memberikan yang terbaik bagi Tuhan.
Kebersamaan lintas generasi ini menjadi pengingat bahwa setiap siswa memiliki ruang untuk bertumbuh dan melayani. Kiranya pengalaman ini menumbuhkan semangat bagi siswa lainnya untuk berani mengambil bagian dalam pelayanan, serta terus mengembangkan talenta yang telah Tuhan percayakan.
Bagikan Kisah Ini, Lewat Platform Favoritmu!
editor's pick
latest video
news via inbox
Nulla turp dis cursus. Integer liberos euismod pretium faucibua





