Sehari Berbagi, Belajar Bersyukur
Halo semuanya.
Nama saya William. Saya ingin berbagi cerita tentang pengalaman berkesan yang saya dan teman-teman alami pada hari Senin, 12 Januari 2026. Pada hari itu, kami dari SD Kristen Petra 9 melakukan kunjungan sosial ke Panti Asuhan Bukti Kasih.
Dalam kegiatan ini, saya mengikuti kunjungan bersama teman-teman dari beberapa kelas. Dari kelas VA ada Matthew, Delano, dan Jason. Dari kelas VB ada Kylie, Nicholas, dan Mario. Sementara dari kelas VC, saya pergi bersama Vanya, Maria, dan Gareth. Total ada 10 siswa kelas V yang mengikuti kegiatan ini. Kami juga didampingi oleh guru-guru, yaitu Mr. Adi, Mr. Yudo, Ms. Arine, dan Ms. Khatrine.
Kami berangkat dari SD Kristen Petra 9 pada pukul 11.00 WIB dengan perasaan senang dan penuh semangat. Setibanya di Panti Asuhan Bukti Kasih, kami disambut dengan ramah oleh anak-anak dan para pengurus panti. Di panti asuhan ini terdapat 46 orang yang terdiri atas anak-anak dan pengurus.
Setiap hari, anak-anak berangkat ke sekolah bersama. Semua kegiatan sehari-hari mereka sudah dijadwalkan. Selain belajar, mereka juga punya tugas untuk saling membantu mengerjakan pekerjaan rumah seperti menyapu, merapikan barang-barang, mencuci piring, dan sebagainya. Hal ini membentuk mereka menjadi lebih mandiri, disiplin, dan bertanggung jawab.
Kunjungan kami di panti ini berlangsung dari pukul 11.00 hingga 14.00 WIB. Acara diawali dengan sambutan dari Mr. Yudo dan Pak Yosia, selaku pemilik dan pengurus panti asuhan. Setelah itu, kami melakukan kegiatan menyanyi bersama dan bermain permainan sederhana sehingga suasana menjadi ceria dan penuh kebersamaan.
Selanjutnya, kami melakukan penyerahan bantuan sembako secara simbolis sebagai bentuk kepedulian dari kami. Walaupun bantuan yang kami berikan sederhana, kami berharap dapat membantu kebutuhan sehari-hari di Panti Asuhan Bukti Kasih. Kegiatan kemudian ditutup dengan foto bersama dan doa penutup sebelum kami kembali pulang.
Melalui kegiatan ini, saya belajar tentang kepedulian, kebersamaan, dan rasa syukur. Saya menyadari bahwa berbagi tidak harus menunggu memiliki banyak, tetapi dapat dimulai dari hal kecil yang dilakukan dengan tulus.
Terima kasih sudah membaca cerita saya. Semoga pengalaman kami ini dapat menginspirasi teman-teman untuk selalu peduli dan mau berbagi dengan sesama. Tuhan memberkati!
Bagikan Kisah Ini, Lewat Platform Favoritmu!
editor's pick
latest video
news via inbox
Nulla turp dis cursus. Integer liberos euismod pretium faucibua





