Mural Sekolah: Ruang Ekspresi Kreativitas Siswa SMA Kristen Petra 2

Published On: January 9, 2026

Ide pembuatan mural di lingkungan sekolah sebenarnya telah muncul sejak beberapa waktu lalu. Gagasan ini kemudian mendapat sambutan positif dan mulai direalisasikan melalui kerja sama antara guru seni SMA Kristen Petra 2, Bapak Andi Ferianto, S.T., dan Ibu Requita Selena Santosa, S.Hum., selaku pembina unit kegiatan siswa, dengan para siswa kelas X dan XI. Bersama-sama, mereka menghadirkan sebuah karya seni yang tidak hanya memperindah lingkungan sekolah, tetapi juga menjadi wadah ekspresi kreativitas siswa.

Desain mural yang disiapkan tampil menarik dan penuh makna. Pada 9 Januari 2026, proses pembuatan mural resmi dimulai dengan tahap sketsa. Kegiatan ini dikerjakan oleh para siswa sepulang sekolah sebagai bentuk komitmen dan antusiasme mereka dalam berkarya. Proses pengerjaan mural dijadwalkan secara rutin setiap hari Selasa dan Jumat sehingga tetap seimbang dengan kegiatan belajar mengajar.

Tembok yang menjadi media mural terdiri atas dua sisi. Saat ini, pengerjaan masih berfokus pada sisi pertama yang sedang dalam tahap pewarnaan dan penyempurnaan. Setelah sisi pertama selesai, proses akan dilanjutkan dengan desain kedua pada sisi tembok yang lain sehingga keseluruhan konsep mural dapat terlihat utuh dan saling melengkapi.

Lokasi mural ini berada di tembok depan Ruang Gaming Infinix, sebuah area strategis yang sering dilalui warga sekolah. Kehadiran mural di lokasi ini diharapkan dapat memberikan suasana yang lebih hidup dan inspiratif, baik bagi siswa maupun guru.

Proyek mural ini tentu tidak lepas dari dukungan berbagai pihak. Ucapan terima kasih disampaikan kepada Ibu Elisabeth Dian Pujilestari, S.Pd., M.M. yang telah memberikan dukungan penuh sehingga proses mural dapat berjalan dengan baik. Berkat dukungan tersebut, para siswa memiliki kesempatan untuk mengembangkan bakat dan kreativitas seni yang mereka miliki.

Melalui kegiatan ini, SMA Kristen Petra 2 kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung pengembangan potensi siswa secara holistik—tidak hanya di bidang akademik, tetapi juga dalam seni dan kreativitas.

Bagikan Kisah Ini, Lewat Platform Favoritmu!