Paskah Bermakna Lewat Aksi Nyata

Published On: April 13, 2026

Paskah selalu membawa pesan tentang kasih yaitu kasih Allah yang nyata melalui pengorbanan dan kebangkitan Kristus. Di SD Kristen Petra 12 Sidoarjo, sukacita ini tidak hanya dirayakan dalam pujian, tetapi juga diwujudkan dalam tindakan nyata yang menyentuh kehidupan sesama.

Semua dimulai dari langkah sederhana. Siswa-siswi kelas 1 hingga kelas 6 dengan penuh antusias mengumpulkan berbagai bahan pokok. Dari tangan-tangan kecil yang memberi dengan tulus, tersusunlah paket-paket kasih yang siap dibagikan. Proses ini bukan sekadar persiapan, tetapi menjadi awal pembelajaran tentang arti kepedulian.

Pada 8 April 2026, paket-paket kasih tersebut dibagikan kepada masyarakat di sekitar lingkungan sekolah. Melalui perwakilan siswa, setiap bantuan diserahkan dengan senyum, sapaan hangat, dan hati yang tulus. Kegiatan ini kemudian berlanjut pada 13 April 2026 melalui kunjungan dan bakti sosial di Panti Asuhan Bhakti Kasih Surabaya, memperluas jangkauan kasih kepada mereka yang membutuhkan perhatian dan kehadiran.

Di setiap perjumpaan, ada cerita yang terukir. Senyum tulus masyarakat, sorot mata penuh syukur, serta kebahagiaan anak-anak panti yang menerima perhatian menjadi momen berharga yang tidak terlupakan. Di saat yang sama, terpancar kebahagiaan di wajah siswa-siswi ketika mereka memberi. Dalam pengalaman itulah mereka belajar bahwa memberi sering kali menghadirkan sukacita yang lebih dalam daripada menerima.

Kegiatan ini menjadi wujud nyata dari iman yang hidup, seperti yang tertulis dalam 1 Yohanes 3:18:

 “Anak-anakku, marilah kita mengasihi bukan dengan perkataan atau dengan lidah, melainkan dengan perbuatan dan dalam kebenaran.”

Melalui pengalaman sederhana ini, siswa tidak hanya belajar tentang makna Paskah, tetapi mengalaminya secara langsung. Mereka belajar berempati, peduli, dan melayani dengan rendah hati. Nilai-nilai Kristiani tidak lagi sekadar dipahami di dalam kelas, tetapi hadir nyata dalam tindakan sehari-hari.

Dari langkah-langkah kecil inilah benih kasih mulai bertumbuh. Sebuah perjalanan pembentukan karakter pun dimulai yaitu membentuk generasi yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga memiliki hati yang peka, peduli, dan siap melayani seperti Kristus.

Bagikan Kisah Ini, Lewat Platform Favoritmu!

latest video

Mail Icon

news via inbox

Nulla turp dis cursus. Integer liberos  euismod pretium faucibua