SMP Ciputra Bertahan dari Amukan Kuarter Keempat SMP Tiga Bahasa Mitra Harapan Madiun

Published On: January 21, 2026

Surabaya – Turnamen Petra Sport Fest yang memasuki hari ketiga (21 Januari 2026) di SMA Kristen Petra 1 menyuguhkan drama tingkat tinggi saat dua tim dengan gaya bermain agresif, Tim Putra SMP Ciputra dan SMP 3 Bahasa Mitra Harapan (MH) Madiun, bertemu untuk pertama kalinya. Meski sempat mendominasi, Ciputra dipaksa bermain bertahan hingga sirine akhir demi mengamankan kemenangan tipis 25-22.

Pertandingan dibuka dengan intensitas yang mengejutkan. Kedua tim langsung memperagakan permainan transisi cepat, mengandalkan operan-operan pendek yang menusuk langsung ke jantung pertahanan lawan. MH Madiun membuktikan kelasnya dengan menempel ketat skor 06-07 di kuarter pertama, hanya berselisih satu poin atau “setengah bola” dari sang lawan.

Memasuki pertengahan laga, SMP Ciputra mulai menjauh dengan skor 20-13 di akhir kuarter ketiga. Namun, keunggulan ini dibayar mahal dengan banyaknya pelanggaran. Coach Ricky dari SMP Ciputra mengaku kurang puas dengan kedisiplinan pemainnya.

“Banyak foul yang enggak penting. Harapan saya ke depannya anak-anak fokus saja, baik itu bad call atau good call dari wasit, harus tetap fokus sampai akhir,” ujar Coach Ricky.

Kejutan terjadi di kuarter pamungkas. Coach Brian dari MH Madiun menginstruksikan strategi full press setelah timnya tertinggal jauh. Hasilnya luar biasa; pertahanan mereka memaksa banyak intercept dan membuat mesin skor Ciputra macet total.

Coach Brian mengakui bahwa meski mereka unggul secara produktivitas di kuarter keempat, performa di awal laga menjadi hambatan utama.

“Kita coba keluar dari zona nyaman di Madiun untuk cari pengalaman di sini. Faktor keberuntungan juga berpengaruh; free throw kita hanya masuk 4 dari 14 percobaan. Kalau itu diperbaiki, hasilnya mungkin beda,” ungkap Coach Brian.

Dalam 15 detik terakhir, MH Madiun berhasil memangkas jarak hingga skor menjadi 22-25. Ketegangan memuncak di bangku cadangan Ciputra, namun waktu akhirnya menjadi penyelamat bagi tim Ciputra.

Bagikan Kisah Ini, Lewat Platform Favoritmu!