Semi Final SMP Putra : Menguasai Lapangan, SMP Surabaya Cambridge School Melangkah Mantap Menuju Final
Sidoarjo – Atmosfer kompetisi di dalam Lapangan Basket Indoor SMA Kristen Petra Acitya semakin memanas seiring berjalannya babak semifinal Petra Sports Fest pada Kamis, 29 Januari 2026. Pertandingan yang mempertemukan dua kekuatan besar, SMP Surabaya Cambridge School dan SMP Santa Maria Surabaya, berakhir dengan skor mencolok 74-41 untuk keunggulan tim SMP Surabaya Cambridge School tersebut.
Sejak tip-off dilakukan pada pukul 14:00, SMP Surabaya Cambridge School langsung menunjukkan taringnya sebagai kandidat kuat juara. Meski pada kuarter pertama SMP Santa Maria Surabaya masih mampu memberikan perlawanan dengan skor 15-10, dominasi SMP Surabaya Cambridge School mulai tak terbendung memasuki kuarter kedua.
Puncak keperkasaan mereka terjadi pada kuarter ketiga, di mana mereka berhasil mencetak 29 poin berbanding hanya 8 poin dari lawan. Alur serangan yang mengalir deras membuat SMP Surabaya Cambridge School sempat memimpin jauh hingga selisih 38 poin (64-26). Sepanjang laga, mereka bahkan memegang kendali permainan selama 39 menit 33 detik, hampir tanpa memberikan kesempatan bagi SMP Santa Maria Surabaya untuk memimpin skor sekali pun.
Kemenangan ini tak lepas dari penampilan impresif beberapa pilar utama SMP Surabaya Cambridge School:
- Bryan Maxgrady Soefyan menjadi mesin pendulang angka paling efisien dengan torehan 19 poin dan tingkat akurasi tembakan mencapai 56,2%.
- Sang kapten, Avner Sean Edbert Wijaya, menjalankan perannya dengan sangat baik melalui kontribusi 16 poin serta efisiensi permainan yang tinggi.
- Matthew Angkriwan turut menyumbangkan 10 poin dan menunjukkan ketenangan di garis bebas dengan akurasi 100%.
Di sisi lain, SMP Santa Maria Surabaya sebenarnya telah berjuang keras melalui Gregorius Castiel Wijaya yang mengemas 12 poin, diikuti oleh sang kapten Kenneth K. B. Samuel dan Timothy Angelo Lim yang masing-masing mencetak 10 poin. Namun, rendahnya persentase tembakan tim yang hanya berada di angka 22,4% menjadi kendala besar untuk mengejar ketertinggalan.
Jika melihat data statistik, perbedaan mencolok terlihat pada agresivitas di area bawah ring. SMP Surabaya Cambridge School berhasil mencetak 58 poin di dalam area paint, jauh mengungguli lawan yang hanya mengemas 22 poin di area yang sama. Kecepatan transisi mereka juga sangat mematikan dengan catatan 26 poin dari serangan balik (fast break).
Kedalaman skuad juga menjadi pembeda nyata dalam laga semifinal ini. Bangku cadangan SMP Surabaya Cambridge School berkontribusi besar dengan menyumbangkan 20 poin, sementara pemain cadangan SMP Santa Maria Surabaya hanya mampu memberikan tambahan 1 poin bagi timnya.
Dengan hasil ini, SMP Surabaya Cambridge School resmi mengamankan tiket ke babak final dengan modal kepercayaan diri yang sangat tinggi. Mereka tidak hanya menang dalam skor, tetapi juga menunjukkan kualitas disiplin dan kerja sama tim yang luar biasa di atas lapangan.
Bagikan Kisah Ini, Lewat Platform Favoritmu!
editor's pick
latest video
news via inbox
Nulla turp dis cursus. Integer liberos euismod pretium faucibua








