Semi Final SMP Putri: Kebangkitan SMP Negeri 6 Surabaya Tundukkan Perlawanan SMP Santa Maria Surabaya
Sidoarjo – Atmosfer persaingan di babak semifinal basket putri Petra Sports Fest 2026 mencapai puncaknya. Bertempat di Lapangan Basket Indoor SMA Kristen Petra Acitya, Sidoarjo, laga perebutan tiket final ini mempertemukan SMP Negeri 6 Surabaya melawan SMP Santa Maria Surabaya pada Kamis (29/01) sore.
Pertandingan yang penuh tensi tinggi ini berakhir dengan skor tipis 40-37 untuk kemenangan dramatis SMP Negeri 6 Surabaya. Hasil ini memastikan langkah SMP Negeri 6 Surabaya menuju partai puncak sekaligus membuktikan bahwa ketangguhan mental adalah kunci utama dalam melewati fase krusial turnamen.
Laga semifinal ini dimulai dengan dominasi penuh dari anak-anak Santa Maria Surabaya. Pada kuarter pertama, SMP Santa Maria Surabaya langsung tancap gas dan meninggalkan SMP Negeri 6 Surabaya dengan keunggulan 9-3. Bahkan, SMP Santa Maria Surabaya sempat memimpin jauh hingga selisih 11 poin (4-15) di awal laga. Ketenangan pemain SMP Santa Maria Surabaya dalam mengeksploitasi area bawah ring sangat terlihat, di mana mereka berhasil mencetak total 32 poin di area paint sepanjang pertandingan.
Namun, memasuki paruh kedua, pelatih Lena (SMP Negeri 6 Surabaya) berhasil membakar semangat anak asuhnya. SMP Negeri 6 Surabaya mulai memperketat pertahanan dan mengandalkan kecepatan fast break. Puncaknya terjadi di kuarter ketiga, di mana SMP Negeri 6 Surabaya mengamuk dengan mencetak 16 poin sementara SMP Santa Maria Surabaya hanya mampu membalas 7 poin. Keunggulan ini berbalik menjadi milik SMP Negeri 6 Surabaya melalui rentetan poin beruntun (scoring run) 10-0 yang mematikan momentum lawan.
Dibalik ketatnya skor, performa individu beberapa pemain di babak semifinal ini patut mendapat apresiasi khusus:
- Nafeesha A. I. Purwanto (SMP Negeri 6 Surabaya): Sang kapten menjadi pahlawan kemenangan dengan sumbangan 17 poin. Ia tampil sangat efisien dengan akurasi tembakan tiga angka mencapai 50%.
- Dheca Almaira Zafira Ichsan (SMP Negeri 6 Surabaya): Dominasinya di bawah ring sangat krusial dengan catatan double-double melalui 10 poin dan 12 rebound.
- Nicholetta Clarissa Karema (SMP Santa Maria Surabaya): Meski timnya gagal melaju ke final, Nicholetta tampil luar biasa dengan mencetak 22 poin dan 11 rebound. Ia menjadi tumpuan utama serangan SMP Santa Maria Surabaya dengan melakukan 35 percobaan tembakan sepanjang 33 menit bermain.
Secara statistik, SMP Santa Maria Surabaya sebenarnya sangat unggul dalam penguasaan bola bawah dengan total 73 rebound, berbanding dengan SMP Negeri 6 Surabaya yang mengoleksi 46 rebound. Namun, SMP Negeri 6 Surabaya bermain jauh lebih efektif dalam memanfaatkan kesalahan lawan di momen-momen kritis semifinal ini.
SMP Negeri 6 Surabaya berhasil mengonversi kesalahan lawan menjadi 12 poin dari turnover. Disiplin dalam menjaga bola dan pemanfaatan peluang fast break (11 poin) inilah yang akhirnya membawa mereka unggul hingga peluit akhir dibunyikan.
Kemenangan ini membawa SMP Negeri 6 Surabaya melangkah ke babak final dengan modal mentalitas yang kuat. Sesuai semangat turnamen, “Level Up Your Strengths, Ignite the Spirit”, kedua tim telah memberikan tontonan kelas atas bagi pecinta basket pelajar.
Bagikan Kisah Ini, Lewat Platform Favoritmu!
editor's pick
latest video
news via inbox
Nulla turp dis cursus. Integer liberos euismod pretium faucibua








