SMK Kristen Petra Tuan Rumah LKS Jawa Timur 2026
SURABAYA – Lomba Kompetensi Siswa (LKS) Tingkat Provinsi Jawa Timur tahun 2026 resmi digelar pada tanggal 6–10 April 2026. LKS adalah kompetisi tahunan bergengsi tingkat nasional yang menguji keterampilan siswa SMK sesuai dengan bidang keahliannya, Ajang bergengsi setara dengan OSN di SMA ini memperlombakan 56 bidang keahlian, dengan lokasi tersebar di Surabaya, Sidoarjo, dan Blitar, melibatkan 22 sekolah.
SMK Kristen Petra sendiri terpilih menjadi salah satu penanggung jawab untuk pelaksanaan dua bidang lomba, yaitu Cyber Security dan Cloud Computing. Bukan tanpa alasan SMK Kristen Petra terpilih menjadi tuan rumah. Hal ini dikarenakan para siswa SMK Kristen Petra memberi kontribusi yang besar dalam raihan prestasi tahun lalu, serta dianggap memiliki infrastruktur dan fasilitas yang baik dalam menunjang pelaksanaan lomba.
Sedikit kilas balik LKS tahun 2025 lalu, Kenzo Setiadharma dan James Soejono berhasil meraih medali emas untuk bidang Cyber Security. Begitu juga dari sisi kesiapan sarana dan prasarana, SMK Kristen Petra dianggap mampu menyediakan fasilitas yang baik. “Pelaksanaan di sekolah ini sudah baik. Semua sudah sesuai standard. Mulai dari format penempatan hingga jaringan internet, itu semua sudah mengacu pada standard nasional, dan sejauh ini tidak ada kendala dalam pelaksanaan lomba,” ujar Bapak Muhammad Fajri, juri bidang Cloud Computing.
Bidang Cyber Security tahun ini diikuti oleh 29 tim, yang setiap timnya beranggotakan dua siswa. Sementara Cloud Computing, diikuti oleh 20 siswa dari 20 sekolah. Para juri nasional turut dilibatkan sehingga materi lomba selaras dengan tingkat nasional. Harapannya pada tingkat nasional nanti, para delegasi Jawa Timur bisa memiliki bekal yang besar untuk meraih prestasi gemilang, sehingga mengantarkan Jawa Timur menjadi Juara Umum kembali..
Dalam keikutsertaan tahun ini mulai tingkat kota, SMK Kristen Petra mengirimkan beberapa perwakilan. Dari prodi Teknik Elektronika Industri (TEI) mengirimkan 1 tim, Teknik Pemesinan (TPm) mengirimkan 1 tim, serta Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) mengirimkan 3 tim.
Untuk memaksimalkan persiapan, sekolah memberikan dukungan penuh melalui mentoring alumni berprestasi dan kerja sama dengan Universitas Kristen Petra. Kepala SMK Kristen Petra, Bapak Sutris, S.Pd., M.M., menegaskan, “Kami berharap siswa bisa melaju hingga tingkat nasional. Dan kalau kita bicara peluang tersebut, misalnya untuk Cyber Security, James (peraih medali tahun lalu) kami libatkan untuk menjadi pendamping. Selain itu, kami bekerja sama dengan Universitas Kristen Petra untuk memberikan pelatihan khusus.”
LKS bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga membuka peluang besar bagi siswa dan sekolah. Para juara berkesempatan memperoleh beasiswa dari perguruan tinggi ternama. Sementara sekolah yang siswanya berprestasi, mendapatkan support yang besar dari Diknas dalam hal upaya pengembangan fasilitas sekolah melalui bantuan pemerintah.
Bagikan Kisah Ini, Lewat Platform Favoritmu!
editor's pick
latest video
news via inbox
Nulla turp dis cursus. Integer liberos euismod pretium faucibua










